Jumat, 08 Desember 2023

Isu-isu terkini tentang Internet

BAB I

PENDAHULUAN


 

    A.  Latar Belakang

Di dalam suatu masyarakat selalu masalah yang disebut masalah sosial, masyarakatlah yang menentukan sesuatu itu dapat disebut masalah sosial atau bukan. Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

 

Hal yang paling mendominasi adanya masalah sosial adalah faktor ekonomi, karena faktor inilah yang terlihat sangat mencolok dengan adanya banyak perbedaan yang ada dalam tingkat perekonomian masyarakat. Masalah sosial yang lain yang sering timbul dikarenakan oleh adanya kemajuan teknologi atau globalisasi. Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.

 

    B.  Rumusan Masalah

1.  Apa pengertian masalah social?

2.  Apa sajakah isu-isu social yang ditimbulkan akibat kemajuan teknologi?

 

    C.  Tujuan

1.  Mengetahui pengertian masalah social

2.  Mengetahui isu-isu social yang ditimbulkan akibat kemajuan teknologi

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

    A.  Pengertian Masalah Sosial

Blumer (1971) dan Thompson (1988) mengatakan bahwa yang dimaksud dengan masalah sosial adalah suatu kondisi yang dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama. Entitas tersebut dapat merupakan pembicaraan umum atau menjadi topik ulasan di media massa, seperti televisi, internet, radio dan surat kabar.

Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Dan untuk memudahkan mengamati masalah-masalah sosial, Stark (1975) membagi masalah sosial menjadi 3 macam, yaitu :

·         Konflik dan kesenjangan, seperti : kemiskinan, kesenjangan, konflik antar kelompok, pelecehan seksual dan masalah lingkungan.

·         Perilaku menyimpang, seperti: kecanduan obat terlarang, gangguan mental, kejahatan, kenakalan remaja dan kekerasan pergaulan.

·         Perkembangan manusia, seperti: masalah keluarga, usia lanjut, kependudukan (seperti urbanisasi) dan kesehatan seksual.

 

Salah satu penyebab utama timbulnya masalah sosial adalah pemenuhan akan kebutuhan hidup (Etzioni, 1976). Artinya jika seorang anggota masyarakat gagal memenuhi kebutuhan hidupnya maka ia akan cenderung melakukan tindak kejahatan dan kekerasan. Dan jika hal ini berlangsung lebih lama maka akan menyebabkan dampak yang sangat merusak seperti kerusuhan sosial. Hal ini juga didukung oleh pendapatnya Merton dan Nisbet (1971) bahwa masalah sosial sebagai sesuatu yang bukan kebetulan tetapi berakar pada satu atau lebih kebutuhan masyarakat yang terabaikan.

 

Ketidakmampuan seseorang dalam melakukan transmisi budaya juga dapat menyebabkan permasalahan sosial. Cohen dalam bukunya “Delinquent Boys : The Culture of the Gang” (1955) memaparkan hasil penelitiannya. Ia memperlihatkan bahwa anak-anak kelas pekerja mungkin mengalami “anomie” di sekolah lapisan menengah sehingga mereka membentuk budaya yang anti nilai-nilai menengah. Melalui asosiasi diferensial, mereka meneruskan seperangkat norma yang dibutuhkan melawan norma-norma yang sah pada saat mempertahankan status dalam ‘gang’nya.

    B.  Isu Sosial yang Timbul Akibat Kemajuan dan Penggunaan Teknologi

Bagi masyarakat sekarang iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif.

 

Dampak positif dan dampak negative dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai bidang:

1.      Bidang Informasi dan komunikasi

Dampak Positif :

a)      Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.

b)      Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.

Dampak Negatif :

a)      Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).

b)      Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.

 

2.      Bidang Ekonomi dan Industri

Dampak Positif :

a)      Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.

b)      Terjadinya industrialisasi

c)      Di bidang kedokteran dan kemajuan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.

 

3.      Bidang Sosial dan Budaya

Dampak Positif :

a)      Perbedaan kepribadian pria dan wanita.

b)      Meningkatnya rasa percaya diri.

c)      Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

Dampak Negatif :

a)      Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.

b)      Pola interaksi antar manusia yang berubah.

4.      Bidang Pendidikan

Dampak Positif :

a)      Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.

b)      Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

c)      Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

Dampak Negatif :

a)      Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.

b)      Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal.

5.      Bidang Politik

Dampak Positif :

a)      Timbulnya kelas menengah baru. Dapat diramalkan kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.

b)      Proses regenerasi kepemimpinan.

c)      Di bidang politik internasional juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme.

 

 

    C. Perkembangan 4G LTE dan 5G di Indonesia

Tepat (17/11/15) kemarin, pemerintah bersama empat operator -- Telkomsel, Indosat, XL dan Tri -- baru merampungkan penataan ulang (refarming) 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz. Jaringan 4G LTE saja baru mulai populer di Negara kita, tapi kabarnya teknologi jaringan generasi ke-5 yaitu 5G akan segera hadir. Awalnya jaringan ini dikembangkan oleh pemerintah Korea Selatan yang ingin memenuhi kebutuhan internet penggunanya saat berada dalam sebuah kendaraan super cepat, seperti kereta api express di negaranya. Kabarnya, jaringan ini memiliki kecepatan internet yang tinggi dan lancar jaya, seklaipun Jika penggunanya sedang berada dalam kereta express tersebut yang memiliki kecepatan hingga 500 kilometer per jam. Hal menarik lainya tentang jaringan ini adalah 5G mampu melakukan download film 800 MB dalam waktu satu detik saja. Berbeda dengan jaringan 4G yang untuk mendownload film dengan size yang sama membutuhkan waktu 40 detik.

 

Bisa dibayangkan saat kamu menggunakan teknologi 5G ini, segala akses data akan berlangsung dengan extra cepat, melakukan download film dengan waktu singkat saja dan konten-konten visual yang hadir dengan akses yang cepat dan efisien. Semoga Indonesia juga bisa mengikuti perkembangan jaringan 5G ini.

 

Isu seputar 5G menjadi pembahasan dalam forum yang digagas oleh ZTE dan Masyarakat Telematika (Mastel) di hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (19/11/2015). Selaku salah satu penyedia infrastruktur jaringan, ZTE menilai 5G dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia. "ZTE berinisiatif untuk memfasilitasi diskusi antara para pelaku bisnis telekomunikasi dan pemerintah untuk membahas teknologi terbaru, yaitu jaringan 5G. Kami berharap dapat tercipta pemahaman yang mendalam mengenai teknologi 5G, tantangan yang ada, dan solusi yang dapat dilakukan untuk mempercepat penerapannya di Indonesia,” ujar President Director PT ZTE Indonesia Mei Zhonghua.

 

BAB III

PENUTUP

 

    A.  Kesimpulan

Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

 

Isu-isu sosial dapat terjadi di dalam bidang-bidang seperti :

·         Bidang informasi dan komunikasi

·         Bidang ekonomi dan industri

·         Bidang sosial dan budaya

·         Bidang pendidikan

·         Bidang politik

 

    B.  Saran

Setelah membaca makalah ini diharapkan dapat mengetahui masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat dapat dijadikan pembelajaran dan dapat mengambil jalan penyelesaian yang terbaik.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

http://afdanir.wordpress.com/2011/03/29/isu-sosial-akibat-kemajuan-dan-penggunaan-teknologi/

http://afdanir.wordpress.com/2011/03/29/isu-sosial-akibat-kemajuan-dan-penggunaan-teknologi/

http://organisasi.org/definisi-pengertian-masalah-sosial-dan-jenis-macam-masalah-sosial-dalam-masyarakat

http://tekoair.com/setelah-jaringan-3g-dan-4g-segera-hadir-jaringan-5g-pada-smartphone/

http://inet.detik.com/telecommunication/d-3075189/baru-juga-cicipi-4g-isu-5g-sudah-terlontar-di-indonesia

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hot News

Goal Line Technology

 Goal Line Technology (GLT) Dalam sepak bola terdapat teknologi lain selain VAR teknologi itu bernama Goal Line Technology (GLT) atau Teknol...

Postingan lainnya